Kamis, 12 Juli 2012

Penerapan Sistem Cerdas dalam Bisnis

mengenal prodi elektronika dan instrumentasi (ELINS)



Secara umum pada dasarnya sarjana-sarjana Program Studi Elektronika dan Instrumentasi disiapkan dengan pilihan salah satu dari dua jalur yang menjembatani kesenjangan antara ilmu-ilmu murni dan rekayasa teknik, yaitu pengembangan ilmu dan penerapan ilmu. Program Studi Elektronika dan Instrumentasi mengupayakan pendidikan dalam bidang yang pada umumnya berada di antara ilmu murni, khususnya Fisika, dan rekayasa, khususnya Teknik Elektro. Terutama yang belum / kurang mendapatkan penekanan pada kedua bidang tersebut, namun diperlukan oleh industri, lembaga-lembaga penelitian dan lembaga pendidikan dalam lingkup pembangunan Nasional.


FMIPA UGM mulai menyelenggarakan pendidikan di bidang Elektronika dan Instrumentasi yang dulunya merupakan Seksi Elektronika dalam jurusan Fisika. Kemudian berdasarkan SK Dirjen DIKTI Nomor 22/DIKTI/Kep/1985 tanggal 1 Mei 1985 dan makin dirasakan adanya kebutuhan akan ilmu terapan serta kemampuan yang cukup memadai, maka mulai tahun 1987 Seksi Elektronika tersebut ditingkatkan menjadi Program Studi Elektronika dan Instrumentasi (Prodi ELINS) yang langsung menerima mahasiswa baru melalui jalur UMPTN dan PBUD (PMDK).
Tetapi pada tahun 1994 program studi ini tidak menerima mahasiswa baru lagi dan pada tahun 1999 Program Diploma (D3) Elektronika & Instrumentasi dibuka. Kemudian pada tahun 2002 Program Studi Elektronika & Instrumentasi (S1) dibuka kembali dan menerima mahasiswa baru melalui jalur SPMB. Kemudian pada tahun 2003 Prodi ELINS menerima mahasiswa baru melalui jalur SPMB dan UM-UGM serta jalur lain yang ditentukan oleh UGM.
Dan Program Studi Elektronika dan Instrumentasi UGM menurut Keputusan BAN-PT No 034/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2008, telah terakreditasi dengan peringkat A .

Tujuan Pendiduntuk kepentingan pembangunan nasional, dalam bidang elektronika, instrumentasi, dan sistem komputer.

Minat Studi

  • Sistem Cerdas - Smart System
    • Sistem Cerdas dapat didefinisikan sebagai perangkat mini yang menggabungkan fungsi penginderaan, aktuasi dan kontrol.
    • Sistem tersebut mampu menjelaskan dan menganalisis situasi serta mengambil keputusan berdasarkan data yang tersedia secara prediktif maupun adaptif, sehingga (dianggap) melakukan tindakan cerdas.
    • Dalam kebanyakan kasus “kecerdasan” dari sistem dapat dikaitkan dengan operasi otonom berdasarkan kontrol kalang tertutup, efisiensi energi dan kemampuan jaringan.
  • Robotika - Robotics
    • Robotika adalah cabang dari teknologi yang berhubungan dengan perancangan, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan dan penerapan robot.
    • Robotika terkait dengan ilmu elektronik, teknik, mekanik, dan perangkat lunak atau biasa disebut sebagai Mekatronika.
  • Otomasi Proses dan Instrumentasi - Process Automation and Instrumentation
    • Sebuah kontrol proses atau sistem otomasi (Process Automation System - PAS) digunakan untuk secara otomatis mengontrol proses seperti kimia, kilang minyak, pabrik kertas dan pulp.
    • PAS sering menggunakan jaringan untuk interkoneksi sensor, pengendali terminal operator dan aktuator.
    • Sebuah PAS sering didasarkan pada standar terbuka kontras dengan DCS (Distributed Control System), yang secara tradisional berpemilik. Namun dalam beberapa kali PAS dianggap lebih terkait dengan sistem SCADA.

Kompetensi Utama

  1. Mampu menyesuaikan dengan cepat terhadap perkembangan baru dalam bidang minat Sistem Cerdas, Robotika atau Otomasi Proses dan Instrumentasi.
  2. Kompeten dalam penggunaan model-model matematis serta piranti lunak yang terkait untuk keperluan dalam bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi dan otomasi proses.
  3. Mampu menganalisis kebutuhan pengukuran besaran fisis, dan menghasilkan purwarupa (prototype) dari sistem yang terkait sesuai dengan bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi dan otomasi proses.
  4. Mampu memanfaatkan pendekatan metode analitik dalam riset dan pengembangan dan siap menempuh studi lanjut (S2/S3) dalam bidang sains terapan, teknologi, rekayasa, kebijakan sains/teknologi, atau manajemen ilmu pengetahuan dan teknologi.
  5. Mampu mengimplementasikan/memanfaatkan soft electronics/soft computing serta mengapresiasi hard electronics dalam bidang sistem cerdas, robotika, instrumentasi maupun otomasi proses.

 Pada dasarnya sarjana-sarjana Program Studi Elektronika dan Instrumentasi disiapkan dengan pilihan salah satu dari dua jalur yang menjembatani kesenjangan antara ilmu-ilmu murni dan rekayasa teknik, yaitu pengembangan ilmu dan penerapan ilmu. Program Studi Elektronika dan Instrumentasi mengupayakan pendidikan dalam bidang yang pada umumnya berada di antara ilmu murni, khususnya Fisika, dan rekayasa, khususnya Teknik Elektro. Terutama yang belum/kurang mendapatkan penekanan pada kedua bidang tersebut, namun diperlukan oleh industri, lembaga-lembaga penelitian dan lembaga pendidikan dalam lingkup pembangunan nasional.
Berikut adalah penjabaran kompetensi lulusan Program Studi Elektronika dan Instrumentasi yang mengacu pada 5 kompetensi Direktorat Jendral Perguruan Tinggi:
  • Pengetahuan dan Pemahaman (Knowledge and Understanding)
    1. (KU-1) Mengerti dan memahami sains dasar (matematika, fisika, kimia, dan biologi) untuk keperluan elektronika dan instrumentasi dan sains terapan (ilmu elektronika, dan ilmu komputer) serta teknologi (teknologi informasi dan perangkat elektronika)
    2. (KU-2) Mengerti dan memahami sistem elektronika dan instrumentasi dasar secara umum
    3. (KU-3) Mengerti dan memahami sistem elektronika analog, digital, dan sistem hibrida (embedded system & evolutionary hardware)
    4. (KU-4) Mengerti dan memahami cara-cara mutakhir pengembangan sistem elektronika dan instrumentasi
    5. (KU-5) Mengerti dan memahami kecenderungan perkembangan iptek khususnya yang terkait dengan elektronika dan instrumentasi, seperti elektronika nano, biology-inspired system (biosystems)
  • Ketrampilan Intelektual (Intelectual Skills)
    1. (IS-1) Mandiri untuk belajar lanjut (mengembangkan diri) dan berfikir logis dan analitis untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi secara profesional
    2. (IS-2) Mampu dan cakap menerjemahkan suatu masalah elektronika dan instrumentasi menjadi rancangan sistem dalam bentuk perangkat lunak, perangkat keras maupun kombinasi keduanya
    3. (IS-3) Mampu dan cakap menganalisis kebutuhan komponen perangkat lunak dan keras untuk implementasi rancangan sistem elektronika dan instrumentasi
    4. (IS-4) Mampu dan cakap dalam penggunaan model-model matematika dan fisika serta piranti lunak yang terkait untuk keperluan simulasi sistem elektronika dan instrumentasi
    5. (IS-5) Mampu dan cakap dalam menganalisis kebutuhan otomasi pengukuran besaran alami, dan menghasilkan purwarupa (prototype) skala laboratorium dari sistem yang dimaksud
  • Ketrampilan Praktis (Practical Skills)
    1. (PS-1) Mampu dan cakap mengoperasikan instrument laboratorium maupun industri
    2. (PS-2) Mampu dan cakap melacak dan menelusuri kesalahan sistem elektronika dan instrumentasi
    3. (PS-3) Mampu dan cakap mengimplementasikan rancangan sistem elektronika dan instrumentasi
    4. (PS-4) Mampu dan cakap menggunakan komputer sebagai alat bantu maupun subsistem elektronika dan instrumentasi
    5. (PS-5) Mampu dan cakap mengimplementasikan program komputer untuk simulasi, pengantarmukaan, piranti dapat-diprogram pada berbagai aras bahasa pemrogr
  • Sikap/Perilaku (Attitude)
    1. (ATT-1) Jujur, disiplin, ingin tahu, percaya diri, mandiri, beremosi matang, kooperatif, adil, dan dapat dipercaya
    2. (ATT-2) Menjunjung tinggi norma, tata nilai, agama, moral, etika umum, dan etika profesi
    3. (ATT-3) Dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perkembangan iptek
    4. (ATT-4) Beretoskerja tinggi dalam melaksanakan setiap usaha/kegiatan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar